Tampilkan postingan dengan label Modif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Modif. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Desember 2011

Modif Yamaha Nouvo, 2003 (Jakarta)



Suka pacuan bergaya board tracker dan speedway, bikin Arthur Wullur modif abis Yamaha Nouvo miliknya. “Ini versi kecilnya deh,” ungkap modifikator yang punya workshop berlabel Violetta Rumble Team (VRT) Modified.

Nouvo yang bergenre skubek, kini berganti layaknya pacuan sport. Tapi soal engine, tetap matik. Rangka, semua dibuat ulang. 

Setidaknya, ada dua ukuran pipa yang dipakai. Center bone, pakai pipa seamless 2 inci. Sedang untuk bagian tangki dan jok, pria berambut panjang ini pilih pipa baja diameter 30mm.

Konsep simpel juga diaplikasi di Nouvo lansiran 2003 ini. Maka itu, peranti seperti CDI, kiprok dan bendik starter disembunyikan di tangki sisi kiri. Jadi, tangki yang dibuat dari pelat besi 0,8mm ini hanya berfungsi sebagai wadah BBM di sisi kanan aja. 

“Motor ini juga didedikasikan untuk putri saya. Yaitu, Violetta Evrosina,” pesan Arthur    (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan : IRC 70/90-14
Ban belakang : IRC 80/90-14
Setang : Uno (MTB)
Karburator : Keihin PE 24
VRT Modified : (021) 995-34907

Kamis, 15 Desember 2011

Yamaha Mio Soul ’10 Tarakan: CUTE GIRLY MODIFY




Yamaha Mio Soul ’10 Tarakan: CUTE GIRLY MODIFY


So cute, melirik aksi yang dilakoni si imut Tini emang bikin gemes. Perhatikan aja sosok Mio Soul gress-nya, cute banget dengan dandanan modif girly style yang kental dengan dominasi warna pink berkombo resik bareng warna putih.

“Pengen aja negasin identitas kalo yang punya nih Mio adalah lady bikernya kota Tarakan,” sambut Kartini modilover yang stay di Jl.Ranggaina RT 41 no.16 Karang Anyar Tarakan Kal-Tim.

Pengen all out berdandan girly, seluruh sektor Mio ini nggak luput dari sasaran modif kreatifnya. Dibantu tim kreatif Sinar Mulia Modifikasi dari Jl.Jend.Sudirman 15 Tarakan, baik kaki-kaki maupun penampilan bodi ditaburi aksi modif.

Pasangan lingkar kakinya dicangkoki pelek almu palang. “Nggak semata palang biasa, aku pilih profil U-Shape berlapis krom biar aura glamornya kelihatan,” tegas mahasiswi STIE Tarakan di Gunung Amal Tarakan.

Mengimbanginya, selingkar piringan cakram lebar ikut dipasang di lingkar pelek depannya. “Karenanya aku musti menambahkan braket plat bikinan dewe biar bisa klop sama kaliper 4 pistonnya,” imbuh dedengkot klub Fixion Association Tarakan yang menggagahi bottom serta monosoknya bareng produk Gajah Putih.

Merambah bodi, nggak hanya melabur warna two tone brilliant pink ‘n white, konsep retro fashion ditegaskannya bareng pemancangan windshield dan utility boks di buritannya.

“Yang kudu diperhatikan adalah kekuatan konstruksi pemasangannya mengingat baik wind shield maupun utility boksnya akan mendapat beban berat apalagi saat Mio ini aku ajak jalan kenceng ‘n turing,” imbuh penyuka boneka Hello Kitty ini. tito/adt

Spek Modif
FORK : 7 Speed, DISC DPN : TDR, KALIPER : Brembo, MONOSOK : Yoshimura, VELG : Power, KNALPOT : Yoshimura T2 Silent, FOOT STEP : Bungbon, CAT/CLEAR : Spies Hecker, TOTAL : Rp.1,25 Juta, MODIFIKATOR :  Sinar Mulia Modifikasi, Jl.Jend.Sudirman 15 Tarakan (08125421680/081703081001)

Yamaha Mio’ 07 Kebumen: FASHION-MANIA


Yamaha Mio’ 07 Kebumen: FASHION-MANIA
Yamaha Mio’ 07 Kebumen: FASHION-MANIA
Satu tujuan hati Flury Cahya, singkat disapa Flury atas modifikasi yang dilakoni adalah ingin tampil di event kontes dan dapat beroleh juara. Makin oke, support sang pendamping hati, Hery memberi semangat tersendiri.
Maklum, hubungan asmara yang terjalin dipastikan memberi dampak psikologis. “Kebetulan kita juga satu pandangan. Jadi semua menjadi lebih gampang,“ tukas Flury, mahasiswi kebidanan STIKES Muhammadiyah Gombong.

Sesuai aturan main matic-fashion, sah-sah saja dilakukan rombakan bodykit dalam konteks minimalis. “Perubahan terletak pada lampu depan yang mengaplikasi milik Mio Soul, spatbor custom, body tengah yang dijejali berbagai indikator dan penggunaan lampu belakang milik CBR.

Jadi terlihat lebih sporty,“ bangga Hery, menegaskan belum lama ini beroleh podium jawara matic-fashion dalam tajuk event Cilacap Party Break 2010 beberapa waktu lalu.

Selain sentuhan cat dan kombinasi hiasan lampu-lampu mini, juga kehadiran akrilik pada berbagai area memberi nilai lebih tersendiri. Termasuk juga kinerja sok belakang yang diubah posisinya di tengah model unitrek mengandalkan perangkat milik Satria.

So, tidak konvensional lagi diatas CVT. Tidak ketinggalan, ciri ban tipis dan velg R 17 yang notabene mengacu pada konsep dragstyle. Kalo begini, mudah-mudahan pasangan Heri-Flury makin mesra dan awet saja. ogy

SPEK MODIF : 
SOK BELAKANG : Satria, BAN DEPAN : FDR 60/80-17, BAN BELAKANG : FDR 80/80-17, VELG : Sprint, KALIPER DEPAN : Supra, DISC DEPAN : Marzzoci (double), CAKRAM BELAKANG : Ninja, GRIP GAS : YMAC, KABEL REM : TDR, OIL COOLER : Posh, STABILISER SETANG : Laitona, KNALPOT : Password, BENGKEL CAT & FIBER : K-CAU Magelang, MODIFIKATOR : Dinar Motor, Jl. Karang Bolong Km.3 Gombong atau HP : 0878 3768 8181.

Yamah MIO ’06 Jepara: HOT ROD NGEDRAG





Yamah MIO ’06  Jepara: HOT ROD NGEDRAG








Aliran modifikasi matik bergaya hot rod ternyata sah-sah juga lho mengaplikasi gaya ngedrag, mau tau ?. Nih Nazir Custom Matic from kudus pencetusnya. 

”Awalnya sih bosan aja ngelihat modif matik molor berban extra guede yang selalu berkiblat pada style low rider ataupun chopper,” buka Nazir, big bos NCM Kudus yang diamini Bima Aditya selaku empunya Mio jebolan ’07. 

Agar tampilannya sedikit terdongkrak, perdana totalitas cover bodinya ditelanjangin dan digantikan baju milik mio Soul komplit berikut jok dan head lampnya. Mengejar tampilan ngedrag stang robocop wajib dibuat merunduk serta didukung pula pemasangan indicator kecepatan berlabel Auto Gauge.

Tak mau dibilang nanggung Bima juga mendaulat Nazir untuk ngelabur total bodinya pakai warna putih tulang Danagloss. “Menambah kesan wet look proses pelapisan pernis dilakukan sebanyak 3 kali yang menggunakan bahan Blinken,” tuturnya.

Terakhir sektor kaki-kaki direfresh ulang serta dimolorin 15cm yang menggunakan breket hand made dari pipa besi tebal jadi makin terjamin deh kekuatannya,untuk kedua peleknya masih cukup ngandalin part ori bawaan pabrik Cuma merubah warna hitam dof ke titanium yang keduanya dibungkus karet FDR. | andre 

SPEK MODIF:
Ban dpn /blk : FDR Racing 80/90-14  /  120/70-14; Sok dpn/blk : RCY / Mokini; Cat /clear: Danagloss / Blinken; Stang: Robocop; Jok: Mio Soul; Bodi set: Mio Soul; Tachometer: Auto Gauge; Modifikator: NCC kudus colo km 5 (Depan Shoroom KTM) Hp.08122902975


HARGA ASESO:
SOK RCY: Rp 300 ribu; STANG ROBOCOP: Rp 500-700 ribu; TACHO AUTO GAUGE: Rp 200-300 ribu

* Harga bisa tidak sama antara toko, kota, dan penjual

Yamaha Vega R'05 Sidoarjo: ICON PEMULA MODIF


Yamaha Vega R'05 Sidoarjo: ICON PEMULA MODIF
Bukan besar kepala lho, Surabaya city dan sekitarnya menjadi icon modify terhebat se-nusantara, apalagi yang bermain di ranah pemula dan funky bike. Kota pahlawan tetap jadi rujukan nomor satu soal ini.

FX Galih Rosario pun menyadarinya. Nggak heran, penggemar berat modifikasi ini pun seringkali menampilkan modif-modif keren di koran tercinta ini. Tak hanya dengan satu merek sepeda motor, tapi dengan banyak merek, salah satunya Yamaha Vega satu ini.

Sejatinya, Galih Rosario memang maniak berat dengan merek satu ini. Karena itulah, modify pemula bike pun dilakoni dengan senang hati.

Menyimak aura dan trend untuk pemula modify, Galih tetap memastikan JDM tetap yang terbaik. Pasalnya, tampang motor jika diberikan gaya JDM bakalan gaul dan keren. Tak hanya itu, biaya modifnya pun lebih murah dari model-model lain. "Yang jelas, kudu punya tema dan sebisa mungkin memaksimalkan variasi yang pas," bilangnya.

Tak banyak pemikiran njlimet, warna putih disodorkan ke Gaok sebagai platform JDM Style. Tentu saja, warna putih polosan akan monoton jika tanpa penambahan part lain. Akhirnya dipilih cutting stiker minimalis khas JDM Racing. Tidak banyak stiker yang ditempel, eleganitas tinggi tapi tetap nggak mengurangi kesan racing.

Khusus part kaki, variasi terbaik dijejalkan, termasuk tabung sok depan, cakram model wave diameter besar serta komponen lain. Yang pasti, padu padan warnanya dibuat gelap, agar kontras dengan bodi yang dilebur warna putih bersih. | pun/cand

SPEK MODIF:
SOK DPN ; X-Speed, CAKRAM DPN ; PSM, MASTER/KALIPER : Brembo 4 piston, SWING ARM ; Supetrack, SOK BLK : Ducat, CAKRAM BLK : Satria FU, MASTER/KALIPER : Brembo, PELEK DPN/BLK : Venom 180-215/17, BAN DPN/BLK : Mizzle 50/90-17 & 60/80-17, KNALPOT : AHRS, FOOTPEG : Posh, FILTER : TDR, EPOXY/ CAT/CLEAR : Sikkens, TEMA/EFEK ; JDM/Mutiara, BRUSHER : Gaok Airbrush, MODIFIKATOR : F-1 Motor - Jl. Letjen Suprapto Tropodo Sidoarjo, BIAYA CAT : RP 600 ribu, BIAYA MODIF TOTAL : Rp 2 jutaan, LAMA MODIF : 3 bulanan.

HARGA ASESO:
SOK X-SPEED: Rp 500 ribu; CAKRAM PSM: Rp 300-400 ribu; KALIPER BREMBO: Rp 400-500 ribu; SWINGARM SUPERTRACK: Rp 300-400 ribu ; PELEK VENOM: Rp 300-400 ribu
KNALPOT AHRS: Rp 200-300 ribu; FILTER TDR: Rp 50-125 ribu
* Harga bisa tidak sama antara toko, kota, dan penjual

Honda New Supra-X 125 08 Surabaya: MUGEN LOOK


Honda New Supra-X 125 08 Surabaya: MUGEN LOOK

Honda New Supra-X 125 08 Surabaya
Supra-X 125 08 Surabaya
Eki sang pemilik yang juga atlet panahan nasional tak mau ketinggalan dalam urusan modif, setelah terbius dengan tongkrongan bebek Honda yang dipajang di even HOCS di Royal Plaza, Surabaya bulan lalu.

Masalah taste, Eki pinginnya menganut konsep JDM. Sehubungan, terlalu ramainya logo dan part seperti ciri khas JDM, ia pun memilih alternatif yang selevel dengan JDM.
Didik modifikator from C-Dad Auto Design di kawasan Mletho, Surabaya yang dipasrahi modif langsung berinisiatif menganut aliran Mugen.

Warna kuningnya dipilih dari kuning Titanlux, dikombinasi grafis mengikuti kontur bodi NSX-125. Kesan grafis atraktif, sebab warna grafisnya kontras dengan dasaran. Ciri khas Mugen juga diperkuat tampilan duo tone warna velg yang diaplikasi dari Sprint Giga Disc profil 250-17 dan 300-17. Berbalut FDR 80/90-17 dan 90/80-17.

Pada kaki-kakinya dibuat jantan dengan tongkrongan lengan ayun variasi Moto-R spesial buat MX dan berganti model monosok yang diaplikasi dari MX-135 LC. Agar terlihat kekar dikelirnya dengan motif Teflon, sedang pada calter mesin Didik memilih cat motif coating silver gelap. Dan diakhiri pemakaian knalpot Yoshimura dan cakram belakang Satria-R 120 cc.| pid

SPEK MODIF:
Pelek : Sprint Giga Disc profil 250-17 dan 300-17., Ban: FDR 80/90-17 dan 90/80-17 ; Bahan cat: Titanlux ; Knalpot: Yoshimura; Monosok : Yamaha MX-135 LC; Lengan ayun: Moto-R; Cakram belakang : Suzuki Satria-R 120

HARGA ASESO:
SWINGARM MOTO-R: Rp 300 ribu; PELEK SPRINT: Rp Rp 500-700 ribu; BAN FDR: Rp 100-150 ribu; KNALPOT YOSHIMURA: Rp 200-300 ribu; MONOSOK MX: Rp 150-200 ribu; CAKRAM SATRIA KW: Rp 150-200 ribu

* Harga bisa tidak sama antara toko, kota, dan penjual


Honda Blade '09 Sidoarjo: EASIEST MODIFY


Tampil elegan berbasis motor sporty macam Blade paling mudah bergaya pemula JDM. Triknya cukup dengan warna kalem dan ubahan yang tidak terlalu banyak warna. Hadi Saputra pintar memadukan warna hingga kombinasasi detil modifikasinya klop tampil elegan sporty.

Kaki-kaki sudah terinstal sempurna baik tabung sok Posh hingga lengan ayun belakang dari Moto-R, “Agar nggak ketinggalan trend pelek aku pakai model hellaflush,” ujar pemilik alamat di Ds Bluru Kidul Sidoarjo ini. 
Honda Blade '09 Sidoarjo
Honda Blade '09 Sidoarjo

Pelek depan ukuran 185 dan 215 buat belakang ini dikawin ban ceking, klop abis. Namun yang bikin makin keren, warna dioplosnya sendiri. Warna coklat yang dicampur kuning emas candytone agar bisa mengeluarkan binaran emas nantinya ini disembur dengan dasaran epoxy silver.

Campuran warna candy lebih sedikit dari warna coklatnya, setelah kering lantas dilapis top coat ngedof hasilnya muncul warna emas titanium. Sedang sisi atas disembur warna biru laut yang kini makin ngetrend digaya JDM arek Suroboyoan.

Untuk motif stiker Hadi memilih tema stiker mobil remote control kesukaannya,”Motif Hpi Racing yang biasa dipakai mobil RC biar beda dari gaya JDM lainnya,” bangga Hadi yang menghabiskan waktu sebulan rombakan. | neo/tito/chand

SPEK MODIF:
SOK DPN: Posh, CAKRAM: Nissin, KALIPER: Nissin, SWINGARM: Moto-R, SOK BLK: YSS Racing, PELEK: U-Shape 185/80/17&215/80/17, BAN: IRC 60/80/17, OIL COOLER: Cool, KNALPOT: AHM Racing, FOOTSTEP: Posh, STABILISER: Laytona, FILTER: Koso, TACHO: Autogauge, MODIFIKATOR: WRM Modified Surabaya

HARGA ASESO:
SOK POSH: Rp 300 ribu; KALIPER NISSIN: Rp 400-500 ribu; SWINGARM POSH: Rp 400 ribu; SOK BLK YSS: Rp 300-500 ribu; PELEK U SHAPE: Rp Rp 500-600 ribu; KNALPOT AHM: Rp 200-300 ribu; STABILISER LAYTONA: Rp 150 ribu; FILTER KOSO KW: Rp 50 ribu

* Harga bisa tidak sama antara toko, kota, dan penjual


SUZUKI SHOGUN NR ’08 BALI: Jarang Jadi Disayang

SUZUKI SHOGUN NR ’08 BALI: Jarang Jadi Disayang








Spesies suzi Shogun baru ini terbilang lebih jarang disentuh modifikasi ketimbang wajah lamanya. Padahal bentuk bodinya yang fresh dengan lekuk yang kaku apik dibikin dengan warna cerah dan modern. 

Rena Dwi Suta melihatnya jadi sebuah tantangan, “Bagus juga kok kalo digaya ceper funky-look,” ujar penghuni Jl. Turi gg Beji no 1 Bali. 

Warna cerahnya hasil oplosan kelir tipe candytone. Sebelumnya dasaran dipakai warna silver agar hasilnya terang, selanjutnya warna candy kuning dilabur dengan tambahan gliter emas ukuran mikro agar hasil akhirnya makin berbinar bak emas. 

Terakhir tinggal disemprot top coat dari Blinken. Yang ngerjain Yudi Extreme dengan tambahan paduan bodi bronze ngedof di bagian bodi kulit jeruk, hasilnya lekuk bodi Shogun makin tampak dan enak dipandang. 

Giliran kaki-kaki diserahkan ke CMS di kawasan Kebon Kuri. Suspensi depan dan belakang ini dibikin celup, agar tampak beda kedua pelek diganti dengan ukuran lebar 225x17 milik Rossi. Selanjutnya mainan krom dipoles ke sekujur kaki-kakinya. Main funky ceper kini makin maksimal.  neo 

SPEK MODIF;
CAKRAM: HRP, SOK BLK: Yoshimura, PELE: Rossi 225/17, BAN: FDR Gensi 70/80x17, KNALPOT: Smash, CLEAR: Blinken, BRUSHER: Yudi Extreme Jl. Siulan, TOTAL: 5 juta, MODIFIKATOR: CMS jl. Kebon Kuri Bali.

YAMAHA JUPITER Z ’08 JEPARA: JEPARA LEBIH PUNYA TASTE



YAMAHA JUPITER Z ’08 JEPARA: JEPARA LEBIH PUNYA TASTE

YAMAHA JUPITER Z ’08 JEPARA: JEPARA LEBIH PUNYA TASTEPengambilan konsep gaya elegan dengan dipadu unsur keindahan emang udah jadi ciri trendsetter bebek funky yang layak diterapkan untuk jadi acuan modif. Begitu pula dengan Denis, doi ngebet banget adopsi gaya funky ke Yamaha Jupie rakitan 2008.

”Terpenting yaitu dua hal yang berpatokan pada pemakaian unsur cilong serta total daily use, pasti lebih punya taste tersendiri !” ungkap Denis.

Untuk mengejar konsep funky, Denis merekomendasikan total perngerjaannya ke Maken A-Team Custom yang buka padepokan di JL. Troso Jepara.

Perdana, seluruh baju kontan ditelanjangi untuk cover bodi buritan dan diguyur putih mutiara, agar nuansanya duo tone makin pas warna hijaupun ikutan disembur mengimbangi kuning kempling yang dipercantik pemakaian pinstrip stiker crom yang otomatis kian menegaskan temanya.

Makin menambah gengsi tersendiri, sektor kaki-kaki nggak luput pula kena ubahan. Dengan mengaplikasi sepasang pelek TNT 140/17 berlilitkan karet bundar Duro cepak. Untuk nambah safety dan style, perangkat ciet cakram depan doi pasang double yang dihuni piringan PSM, ciet buritan cukup menginstal punya Ninja yang  cukup mumpuni bareng peredam kejut monosok YSS.

Mengentalkan aura elegan, part asesoris terpasang rapi jali. Tengok tuh beberapa indikator menggantikan spidometer lawasnya diimbangi pula nongolnya oil cooler dengan mencoak cover samping. ”Terakhir biar tambah klop sektor under carriage aku kirim ke Cemerlang LIK Semarang buat dilapis cairan cilong krom,” tutup Denis puas. andre

SPEK MODIF
Pelek dpn/blk    :TNT 140-17;  Ban dpn/blk :Duro 60/60-17;  Cakram dpn/blk :PSM,F1ZR ; Cat/clear :spies heaker; Modifikator :MAKEN A-team Jl.Troso Pecangaan,Jepara Hp.081325557254

HONDA VARIO ’06 TARAKAN: Membelai Aspal

HONDA VARIO ’06 TARAKAN: Membelai Aspal
SPEK MODIF
Pelek : Aftermarket U Shape, BAN : FDR, MONOSOK : YSS Racing, MODIFIKATOR : Sinar Mulia Modifikasi, Jl.Jend.Sudirman Tarakan (08125421680)

Bicara soal modifikasi, H. Arham nggak mau banget kalah ngetrend sama modilover lainnya di kota Tarakan. Nggak heran jika sosok Varionya didesain unik bin nyeleneh. 

“Gimana nggak, tongkrongannya full funky berlemon yellow, tapi penampakan universalnya menyeper membelai aspal,” ujar pemilik KTP Jl.P.Antasari Marconi Tarakan KalTim.

Soal ide emang fresh datang dari pikiran H.Arham, namun soal realisasinya dipasrahkan pada punggawa Sinar Mulia Modifikasi di Jl.Jend. Sudirman yang mengawali aksi dengan restorasi desain bodi. Penampang bodi orsi langsung disempurnakan aplikasi body kit add on mulai dari side wings serta side skirt ala Japanese racing car. 

Setelah itu, langsung deh all out body setnya dilabur warna fresh lemon yellow. “Biar kuningnya beneran hidup, mesti pake warna dasar putih dulu baru ditumpuki kuning lemon,” imbuh pak haji. 

Biar konsep street racingnya makin nampak, beberapa sisi bodi ditempeli racikan cutting sticker berkonsep racing start flag yang diimbangi pembalutan ulang seaternya dengan warna lemon versus hitam.

Tiba juga giliran aksi ceperisasi. Soal penceperan sisi depan sih dilakoni seperti halnya pakem ceperisasi mengandalkan pencopotan per fork. Beda dengan buritan, pak haji malah membuat braket bawah monosok anyar dari baan plat 5 mm yang dikaitkan di dua titik baut engine calter CVT. 

“Karenanya nggak boleh terlalu banyak beban biar kaitan baut braketnya nggak jebol,” tutup pak haji seraya melapis krom all sisi under carriagenya. tito/adt 

Yamaha Mio Galmod Bojonegoro: Threesome Engine Stroke


Kalo di versi bebek super stroke dilakukan pencoakan pada swing arm super ekstrim tapi ini Matic mengenal engine stroke alias mesin maju kebalikan dari low rider. Ada trio Mio asal Bojonegoro yang menerapkan hal itu, dari satu klub Galmod (G
Yamaha Mio Galmod Bojonegoro: Threesome Engine Stroke
agal Modif).

“Matic juga nggak mau kalah dengan bebek super stroke lainnya,” seru Arifin pemilik Mio engine stroke ber-IBE. Teman lainnya Blu dan Nendra juga mengikutinya, nah ini trio Mio engine stroke beraksi.

Mio’08 Arifin Galmod
Matic milik Arifin ini selain engine stroke juga ber IBE, mesin CVT-nya dimajukan mirip dengan super stroke swing arm. “Aku harus coak dek depan agar head silinder tidak nyundul bodi,” jelas cowok yang pencinta ceper sejati asal kota ledre ini. Arifin harus memotong rangka aslinya dan membikin dudukan baru.

Engine stroke milik Arifin ini memajukan mesin sampai 10 cm hingga dudukan sok juga berubah. Alhasil doi membikin dudukan sok atas maju 5 cm dari aslinya, mirip Super stroke terlihat ruang kosong pada bagian sepatbor buritan.

Audio sendiri dirancang sendiri menggunakan box variasi TGP yang dilengkapi speaker dan dilengkapi card reader plus colokan usb sebagai pemutar audio lewat MP3. Arifin meletakkannya pada dek atas agar mudah operasionalnya. Tinggal finishing cat biru metalik dari Danagloss dan dilapis Blinken.

SPEK MODIF :
Pelek dpn-blkng : TDR oval 140x17; Ban dpn-blkng : Swallow 50/90x17; Sok blkng : YSS; Cat : Danagloss; Clear : Blinken

Mio ’07 Blu Galmod
Mio satu ini standar habis bahkan striping aslinya masih dipakai dan cuman ditutup oleh pelapis stiker transparan. Tapi yang istimewa pada engine stroke, mesin CVT-nya bisa maju menjebol dek pada bagian tengah. “Tampilan standar tapi dijalan beda sendiri,” ujar Blu, pemilik Mio bercatkan hijau bawaan pabrik ini.

Blu nggak banyak merubah modifikasinya total tapi mencoak dek tengah agar mesin CVT dari garpu tala pas di depan. Tinggal merubah dudukan sok atas agar lebih pas, hasilnya mirip model swing arm super stroke.

Gubahan lainnya tidak terlalu banyak, pelek masih ring 17 dibalut ban standar IRC. Cuman menambahkan cakram lebar 320 mm variasi model kembangan matahari sebagai pengereman utama. Lainnya hanya permainan stiker transparan pada lampu depan belakan terlihat kontras dengan bodi.

SPEK MODIF:
Pelek dpn-blkng : orsi; Ban dpn-blkng : IRC; Bordes : Yoshimura; Kaliper: orsi

Mio ’08 Nendra Galmod
Sama seperti kedua temannya ini Mio milik Nendra ini ini tidak ketinggalan engine stroke juga. “Kalo matic ceper, pakai sistem mesin maju lebih pas” seru cowok gaul dari Bojonegoro. Engine stroke si Nendra ini digabungkan dengan pelek mothai ber-ring 17 menggantikan pelek orsi ring 14.

Mencomot pelek almu dari TDR model oval, tipe ini sering jadi favorit modif lover selain model U shape. Gaya mothai terlihat pas dengan karet ceking swallow, Nendra pengin terlihat beda engine stroke ban ala mothai. Kalo sekilas terlihat Mio milik Nendra tidak terlalu ceper, cuman ngejar tampilan mesin maju.

Mesin nggak dioprak sama sekali daleman hanya knalpot tipe free flow handmade. Diberi semprotan biru dari danagloss, panduan putih dan biar awet dilapisi clear sebanyak 3 kali awet selama setahun.

SPEK MODIF :
Pelek dpn-blkng : TDR oval 140x17 ; Ban dpn-blkng : Swallow; Knalpot: Free flow; Jok : Bride
Cat : Danagloss; Clear : Danagloss

Selasa, 06 Desember 2011

Satria F semarang '08


Besutan bentuk ayam jago keluaran pabrikan berlambang Suzuki bertitel Satria F sudah memang terlihat gagah dari sononya. Tetapi bagi pria bernama lengkap Rizal Wahyu Kurniawan ini tetap merasa banyak kekurangan dalam tubuh gacoannya.

“Namanya ksatria ya harus berbadan kokoh dan gaul !” tegasnya. Namun kesan berotot atau kekar yang doi maksud bukan seperti tubuh Ade Rai atau binaragawan lainnya. Melainkan yang di maksud yakni berkaki tegap dan bertubuh modis. Suzuki Satria F 2009 Semarang: KSATRIA MODIS
Menjadikan ksatria berdandan gaul dan funky, seluruh baju dikerjaan pada bengkel Rief Paint & Airbrush, Jl. Kedungmundu Raya 72, Semarang. Di tangan Arif Widodo sang airbrusher, bodi Satria jebolan 2009 dilabur dengan dasaran warna hijau tua yang diatasnya diberi pemanis motif grafis beraroma warna dari biru, emas dan ungu.

Pewarnaan baju telah usai kini giliran tangan Hendro Pap&Mam dipasrahi mengerjakan sektor kaki-kaki. Alhasil kaki tegak depan dipasang model Up Side Down didukung lengan dan monosok bawaan pabrik.

“Kaki belakang nggak aku ganti soalnya itu sudah dapat mengimbangi bagian depan” bilang Hendro yang buka usaha di Jl. Kedungmundu Raya, Semarang. Perangkat kaki lainnya disokong pelek palang lima merk Rossi dijepit piringan cakram PSM double depan dan single pada belakang diberi kaliper Racing.

“Nah kalo berpostur gaul gini kan udah layak disebut kesatria” bilang Rizal penuh yakin. Ah masak sih..hehe. | wahyu

SPEK MODIF :CAT : Cargloss; CLEAR : Spies Hecker; SOK DEPAN : Up Side Down; PELEK : Rossi; BAN : Duro; CAKRAM : PSM; KALIPER : Racing; STABILIZER : Variasi; AIRBRUSHER : Rief Paint & Airbrush, Jl. Kedungmundu Raya 72, Semarang; MODIFIKATOR : Pap&Mam, Jl. Kedungmundu Raya, Semarang

suzuki satria FU lagi , hehehehe...


Menarik juga nih denger motivasi modif yang dilakoni Christian Pranata buat Suzi Satria FU-nya. Sukses digagahi style sport bike, ternyata FU-nya ini hanya jadi bahan pelampiasan buang-buang uang recehannya semata.

“Iya neh, bingung mo dikemanain, daripada buat foya-foya, mending buat modif biar kelihatan wujudnya !” kekeh dedengkot MOFIDZ di Jl.JA Suprapto IIB/289A Malang. Dikreatifi dewe, penampakan orsi FU memang tetap dipertahankan, namun banyak bagian yang di-redesain untuk melahirkan efek beda kian sporty.
Suzuki Satria Fu ’09 Malang: Daripada Foya-FoyaTail sector disetting lebih meruncing dan dinamis apalagi dengan settingan single seater serta penancapan fuel caps Ninja di ujung tail sectornya. “Total kudesain ulang dengan bahan serat fiber, begitu pula seater berpermukaan mulus namun kerasnya,” tunjuk Chiz, sapaan gaulnya.

Nggak kalah atraktif, efek sport bike juga ditabur dengan penambahan bidang under cowl melindungi ground clearance area. Teknik pembuatannya cukup dengan menyambung air scoop orsi FU dengan imbuhan bidang serat fiber.

“Mesti pake trik dimana bidang pertemuan bodi plastik terhadap fiber dibikin kasar agar fiber bisa mengikat erat bahan plastik,” terang penghobi break dance ini. Kelar itu, doi pun memasang sebidang kedok unik rujukan Honda CBR yang dibuat juga dari bahan serat fiber, namun dimensi lebarnya dikit dipersempit serta kolong lampunya diresto lebih beringas bareng tancapan pasangan lampu halogen bulat bergaya celong.

Menyimak konteks modif  kaki yang kini bergaya spoke wheel, memang agak nggak nyambung dengan konsep body sporty-nya, namun ternyata aplikasinya bareng kawinan lingkar karet ban cungkring gundul malah bikin tampilan si kuning ini lebih gaul ‘n trendsetter banget. tito/adt

SPEK MODIFFORK : LHK, DISC DPN : TDR, MASTER : Gayo, SWING ARM : Moto-R, VELG-FOOT REST : Yoshimura, BAN : Swallow Drag Blaster, KNALPOT : AHRS F-4 Hexagonal, STANG : Zox, CAT : Spieshecker, PAINTER & MODIFIKATOR : Yuda MOFIDZ Jl. JA Suprapto IIB/289A Malang (081944998080)

honda CS_1 '08 Surabaya : ROLLER OPEN MIND

Honda CS -1 ’08 Surabaya: ROLLER OPEN MIND

Tak bisa dipungkiri jika era ini style retro custom benar-benar menggema di kancah custom bike lovers. Wabah inipun juga menjangkit Agus Ficdiyanto, dedengkot Alpha Siera Surabaya yang akhirnya sukses menggebrak tahta tertinggi Extreme Honda di ajang HOCS Series X kota Malang bareng CS-1 langsiran ’08-nya.
ADVANCE RETRO STYLENggak monoton didesain kental mengusung roh retro tulen, Agus lebih lihai bereksperimen dengan pengembangan style ke arah yang lebih modern. “Aku tajuki aliran advance retro coz melebur aliran retro ke dalam roh modern,” bilang penggawang rumah modif di Rungkut Asri Surabaya.

INSPIRASI OPEN MIND JERMANAgus ngaku jika konsep custom bikenya ini terinspirasi sosok chopper Open Mind karya builder Thunder Bike Jerman. Sosoknya memang retro, namun secara universal benar-benar tampil bak sosok custom bike modern.

FRAME FULL CUSTOM MADEUnduh kesempurnaan penampakan, jelas jika Agus wajib merangkai frame anyar. All out dikonstruksi dengan desain apik ‘n atraktif dari rangkaian pipa gas tubular. Karater retro ditampilkannya melalui penempatan gas tank di bawah apitan back bone, selain itu seluruh bidang rangka juga didesain serba melengkung demi harmoniasi kekuatan roh retro nan dinamis.

DUAL SINGLE SIDED ARMPaling unik tampak di sisi depan dimana sngle forknya digawangi konstruksi upper traillink dengan systemperedaman ungkit, dimana sebatang sok ditancapkan di depan selongsong home stir.

VELG CUSTOMBeneran dirilis special, Agus mendesain unik kaki-kakinya. Paling mencolok tampak di velg depan ukuran 19 inch yang dibuat memanfaatan bahan dasar velg kaleng eks. DT yang lantas dikombo lingkar palang hand made plat 8 mm diprofil cekung. Lantas difreis untuk menghasilkan bentukan palang klasik yang senada dengan bentukan velg belakang eks. mobil profil 17 X 7 inch merk Bronse.

PENGGERAK ROLLPaling inovatif, Agus bahkan sanggup meracik konstruksi system pengerak yang beneran segar di putaran HOCS Series tahun ke-enam ini. “Sebenernya pernah booming beberapa tahun lalu, namun nggak diadopsi lagi, so kenapa tidak aku kembangkan lagi,” ujar Agus yang bilang jika pengeraknya kini udah memamaki roll transfer system. Jadi lingkar kaki belakang bisa muter tanpa butuh tarikan rantai.

TRANSFER PUTARAN PENGGERAK MEKANISButuh beberapa trik agar roda belakang bisa diputar silindris roll. Pertama Agus harus membalik putaran roll agar nantinya bisa didapat gerakan maju dari ban. So, doi butuh media as baja sebagai peluncur gir tambahan yang nantinya diteruskan oleh gigi eks. roda gila mobil. Lantas dikaitkan dengan gigi tambahan yang otomatis memutar balik putaran mesin utama. Gigi berputaran balik inilah yang disatukan dengan roll silindris dari bahan tevlon yang aplikasinya nggak akan merusak ban meski dibutuhkan penekanan ekstra agar tidak terjadi slinding antara ban dan roll.

V-TWIN PANAS-DINGINMelengkapi kesempurnaan sosoknya, Agus mengakali penampakan engine bersilinder kurusnya dengan tambahan silinder ekstra. “Biar mirip V-Twin panas dingin,” kilahnya. Namun nggak sekedar pajangan semata, ternyata silinder berbahan fiber ini punya kegunaan sebagai air filter, jadi selain menyamarkan karbu, silinder jadi-jadian ini juga dimanfaatkan sebagai penyaring udara. Mantabs!!

SPEK MODIFBAN DPN : Michellin 110/80-19, BAN BLK : Metzeler 190/55-17, VELG BLK : Bronse 17 X 7, MASTER-KALIPER : Brembo, DISC : Ride It, SOK BLK : TDK Mono, PAINTER : Tom’s Sidoarjo, BUILDER : Alpha Siera, Perum Rungkut Asri Barat X/39 Surabaya by Agus Ficdiyanto (081703479191)

Selasa, 25 Oktober 2011

Modifikasi Dari Timur


blade-ahm-copy-copyHONDA BLADE BY AHM JAKARTA
Beberapa waktu lalu saat Oto2 nampilin Honda Blade bikinan Lent dari Probolinggo, sempat salah seorang sohib dari media di Jakarta calling n ngobrol banyak. ngobrol modifikasi motor baru keluaran Honda ini n ujung-ujungnya ternyata paling banyak dimodifikasi di jawa timur. di ibu kota Jakarta sendiri (selain AHM) belum ada yang berani ngemodif (atau masih sembunyi ditumpukan jerami x…..) so ini ada beberapa referensi modifikasi yang bisa jadi inspirasi buat pecinta modifikasi Blade’r, simak…
N buat yang ngerasa Bladenya pengin dijejerin disini boleh kirim fotonya ke otocustom@gmail.com.
blade-suken-copyHonda Blade modifikasi by Suken Modified Sidoarjo
balde-aries-putra-motorHonda Blade modifikasi by Aries Putra Motor Tulungagung
honda-blade-ahm jakartaHonda Blade modifikasi by AHM Jakarta

Modifikasi Vario SBS


VARIO GP
RACING STYLE
Dengan warna dasar putih, kombinasi apik dengan kaki-kaki lebar dan kokoh khas gaya racing performance. Cover bodi Vario CBS Techno sudah cukup cantik tanpa ubahan, cus modelnya yang sporty dan bersudut tajam mendukung banget dibikin style ini. Dongkrak saja bagian bawah ini dengan velg lebar dan ban gambot. Joknya lantas dibuat berundak ala GP style, pasti cukup keren diajak ngider harian.
ESTIMASI BIAYA
VELG : Rp 2 juta
BAN : Rp 1 juta
DISC CAKRAM PSM : Rp 500 ribu
OIL COOLER : Rp 300 ribu
MONOSOK : Rp 200 ribu
KNALPOT CUSTOM : Rp 500 ribu
SEPATBOR CUSTOM : Rp 1 juta
JOK : Rp 700 ribu
ONGKOS MODIF : Rp 2 juta
vario cbs techno low rider
LOW RIDER
Style celub bak chooper paling ngetrend dipasang ke Vario CBS Techno. Velg custom ngambil punya mobil dengan ban Deli Tire or Bridgestone ukuran gajah sip diaplikasi. Nggak lupa plat molorin CVTnya kudu wajib dipasang. Style chooper makin sip dengan mengganti stang dan pipa knalpotnya, urusan tampangnya Vario CBS Techno udah keren buanget, cuy!
ESTIMASI BIAYA :
PELEK CUSTOM : Rp 5 juta
BAN DELITIRE : Rp 2 juta
COVER SEPATBOR : Rp 2 juta
KNALPOT SLICE CUT : Rp 1,5 juta
OIL COOLER : Rp 300 ribu
SETANG CUSTOM : Rp 500 ribu
ONGKOS MODIF : Rp 3 juta
VARIO TRAIL
TRAIL DESERT
Buat yang demen adventure gaya trail penggaruk lumpur pasti pas. Vario CBS Techno klop pula dimodif model ini. Ubahannya lebih simpel, ganti karet ban model tahu dan tambahkan pipa roll bar sebagai asesorisnya.
BAN : Rp 700 ribu
CAKRAM TDR : Rp 600 ribu
KNALPOT : Rp 300 ribu
ROLL BAR : Rp 400 ribu
JOK : Rp 500 ribu
SETANG : Rp 500 ribu
SEPATBOR TRAIL : Rp 200 ribu
SOKBEKER WP : Rp 400 ribu
vario carrier
VARIO CARRIED
Demen matic Jap style and turing? Sosok modern Vario CBS Techno sudah mumpuni. Tinggal cat ulang dengan kelir putih dengan kombinasi merah, pasti fresh. idenya nyomot Honda Beat dari beat 2 go dari lomba honda otocontest 2009. Setangnya ganti trondol dengan pelek custom ngambil punya pelek kaleng mobil atau punya hade lawas. Jerujinya bikin rapat lurus agar terkesan bersih dan elegan. Selanjutnya tambahkan bagasi dibelakang. Mo angkut barang? Sok wae atuh!
PELEK CUSTOM : Rp 2 juta
BAN : Rp 1 juta
JOK CUSTOM : Rp 400 ribu
SETANG : Rp 200 ribu
EXTENDED : Rp 200 ribu
BAGASI : Rp 2 juta
variao ape hanger
APE HANGER
Yang demen bobber or gaya ape hanger bisa keren juga berbasis Vario CBS Techno. Setang dibikin meninggi dengan tambahan behel besi memanjang dibelakang, bikin boncenger nyaman diajak jalan jauh. Model bodi Vario CBS Techno yang modern jadi makin tampak garang dengan paduan kaki-kaki gambot customized ini. Mau..mau..mau…
BAN : Rp 1 juta
CAKRAM PSM 320 : Rp 500 ribu
PELEK CUSTOM : Rp 1,5-3 juta
KNALPOT : Rp 500 ribu
EXTENDED CVT : Rp 200 ribu
CAT : 1 juta

SUZUKI SATRIA ’99…anti punah!!!



nemu juga motor bebek sekuat batangan ini, Suzuki Satria tahun 99 yang kini harga bekasnya udah terjun nyemplung nyungsep sampai akhirnya dicari-cari pendoyan trail penggaruk lumpur…
kalo yang ini beda bergaya fighter duck alias bebek fighter. yang punya namanya Ferry Kurniawan asal tim FDM Klaten, gokil juga nih digayain macam ini…

Sosok depannya dipasang dada depan Mio Soul berlampu tunggal kepunyaan Nouvo-Z. Trend lampu tunggal from Thailand doi pake juga. Caranya dengan menutup lampu satu sisinya dengan kisi-kisi bodi fiberglass. Sedikit ke tengah, bodi cover penutup radiator punya Ninja diistalnya disini. Sedang sisi buritan ditekuknya bak buntut fighter eropa. Caranya dengan memenggal rangka belakang Satria dan menambahkan plat kotak buat menyanggah dudukan sepatbor belakang yang mencuatkan lampu CBRnya.

di sektor bawah diwakili pemasangan dua pelek gambot bekas pelek Jip/pickup lawas. Keduanya berdiameter lebar 300×16 inch. Dengan mencangkokkan ban berukuran standart saja; 70/90×16 dan 80/90×16 buat belakang.
SPEK MODIF:
CAKRAM: PSM, KALIPER: Brembo 2 piston, MASTER: Brembo, SWINGARM: Custom, PELEK: Custom 300×16, BAN: IRC 70/90×16 & 80/90×16, BODI: Custom, KNALPOT: 3V3, LAMPU DPN: Nouvo Z, LAMPU BLK: CBR, STANG: Ninja, STABILISER: Daytona, GAS: Ninja, CAT: Alfagloss, MODIFIKATOR: Free Design Modifikasi (FDM) Klaten Delanggu.